Minggu, 03 Desember 2017

Apa Yang Membuat 20 Artis Ini Tampak Mirip?




            Bukan kembar, bukan pula saudara kandung, 20 artis ini digadang-gadang punya kemiripan wajah. Siapa saja mereka dan apa yang membuat mereka tampak mirip?
Mirip Tak Identik
1.      Agnes Monica VS Tika Ramlan

Sejak kemunculan Tika Ramlan di ajang pencarian bakat AFI Indosiar di tahun 2005, mojang asal Bandung ini memang digadang-gadang mirip diva muda Indonesia, Agnes Monica. Kemiripan itu tampak pada ekor mata, hidung, barisan gigi hingga warna kulit, namun Agnes sedikit lebih tirus pada rahang.
2.      Ben Kasyafani VS Addry Danuatmadja

Sama-sama pernah mengalami kegagalan berumah tangga, Ben Kasyafani dan pembawa acara Insert Addry Danuatmadja juga punya kemiripan wajah hampir 80% terutama di bagian tulang hidung hingga ke rahang bawah. Keduanya juga sering tampil mengenakan kacamata minus. Yang membedakan Ben sedikit lebih tinggi dari Addry.
3.      Becky Tumewu VS Ivy Batuta

Bagi generasi tahun 2000 an awal, pasti kenal dengan dua presenter cantik yang wajahnya bukan lagi mirip tapi identik, Becky Tumewu dan Ivy Batuta. Kemiripan itu terletak pada rahang dan pernik wajah. Bahkan dulunya tidak sedikit penikmat acara TV yang sulit membedakan keduanya saat tampil bersama-sama, kecuali dari gaya bicara Becky yang terkesan lebih mendayu-dayu.
4.      Vicky Nitinegoro VS Vino G Bastian 

Berwajah tengil, penampilan sembrono dan gaya bicara yang nyablak, adalah tiga hal yang membuat Vicky Nitinegoro sekilas mirip dengan suami Marsha Timothy, Vino G. Bastian. Bila menatap lebih dekat, keduanya juga punya kedalaman mata yang identik. Yang membedakan tentu saja suara serak Vino dan nasib pernikahannya yang lebih beruntung dari Vicky.
5.      Mieke Amalia VS Maya Septha


Sama-sama pernah berkarier di acara komedi Extravaganza, Mieke Amalia dan Maya Septha digadang-gadang punya kemiripan wajah, terutama pada lekuk bibir dan mata. Yang membedakan Mieke dengan ART Sule di Ini Talkshow ini adalah bentuk kepala Mieke yang lebih lonjong.
6.      Ibnu Jamil VS Evan Sanders

Dari postur tubuh, Ibnu Jamil dan Evan Sanders tampak sama-sama atletik, demikian pula dengan ekor bibir dan ketajaman mata keduanya. Bedanya Evan terkesan lebih kalem, sementara Ibnu tampak lebih nyablak mungkin karena profesinya sebagai presenter bola.
7.       Ayu Hastari VS Hesti Purwadinata

Berambut hitam sama panjang, mantan kekasih Ryan D’Massif, Ayu Hastari sering disebut mirip presenter Pagi Pagi (NET) Hesti Purwadinata. Pernik wajah keduanya memang begitu identik, mulai dari pasang mata, hidung hingga bentuk bibir. Sayang, riwayat percintaan Ayu tak semulus Hesti. Setidaknya sejarah mencatat, sebelum akhirnya menikahi sutradara Ryoichi Aditya, Ayu Hastari sudah 2 kali dibuat patah hati oleh Ryan D’Massif dan Ganindra Bimo.
8.      Mariana Renata VS Renata Kusmanto

Bukan hanya punya kemiripan pada nama, keduanya juga sama-sama pernah menjadi model video klip Ungu, Mariana Renata pada lagu Cinta Yang Lain, sementara Renata Kusmanto pada lagu Aku Bukan Pilihan Hatimu. Yang membuatnya tampak mirip lagi adalah, keduanya sama-sama berwajah indo dengan hidung yang mancung tapi tidak terlalu tajam. Usut punya usut ternyata keduanya adalah saudara sepupu. Di tahun 2014 Renata telah resmi dinikahi Fachri Albar, sementara Mariana sempat digossipkan dengan lawan mainnya di Janji Joni, Nicolas Saputra.
9.      Narji VS Sandy Sandoro


Iklan  #AdaAqua yang memamerkan wajah bingung Wizzy saat bertemu Narji seperti membuka kesadaran penikmat TV bahwa mantan personil grup lawak Cagur itu punya kemiripan wajah dengan musisi bergenre blues, Sandy Sandhoro. Kemiripan itu terletak pada bentuk kepala yang sama-sama oval dan tulang pipi yang menebal.
10.  Nagita Slavina dan Gita Gutawa


Dan yang belakangan ramai dibicarakan netter, adalah kemiripan wajah istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina dengan penyanyi sopran Gita Gutawa, meski usia keduanya terpaut 5 tahun. Wajah yang sama-sama imut, pernik wajah yang tampak simetris, kecuali gigi gingsul kelinci Gita Gutawa yang membuat keduanya menjadi sulit sekali dibedakan.

SAHABATMU GAY, KOK KAMU BARU TAHU?





Sebut saja namanya Alan. Kami bersahabat sejak di bangku SMA hingga kini matang di usia kepala 3. Dengan ekor bibirnya yang kerap meliuk setiap kali berbicara, aku tidak pernah berpikir sebelumnya kalau Alan ternyata seorang gay, lebih-lebih dia sering memperkenalkan pacarnya padaku, dan mereka semua positif perempuan. Hingga di suatu ketika Alan mendekati sepupuku dan berhasil membawanya ke pelaminan. Belum genap 3 bulan menikah, bahkan aku belum sempat menjual undangan mereka ke tukang loak, tiba-tiba sepupuku menjerit minta cerai dengan alasan yang sungguh mengejutkan: Alan belum pernah menjamahku. Dari sanalah fakta terkuak kalau Alan ternyata seorang gay, meski tentu saja Alan tak pernah secara lugas mengakuinya.
            Belajar dari pengalaman dan bertanya sini situ, disini aku mau men-share bagaimana cara mengetahui seorang itu gay atau tidak dilihat gejalanya, karena untuk bisa mendapatkan pengakuan secara “implisit” saja itu butuh waktu bertahun-tahun, bisa-bisa kamu udah ketipu duluan.
1.    Bedakan “Care” dan “Kepo”
Sebagai ilustrasi, aku punya 2 sahabat laki-laki: Alan dan Bintang, dan kepada keduanya aku kerap curhat tentang kelakuan pacarku Rios yang selingkuh tak berkesudahan. Bedanya, Bintang sekedar mendengar dan memberi saran, itupun kalau kuminta. Nah, Si Alan beda lagi. Tidak cukup hanya mendengar, memberi kritik dan saran, tak tanggung-tanggung Alan melibatkan diri terlalu dalam dengan masalahku, seperti ikutan memaki Rios dan melabrak selingkuhannya. Di satu sisi aku girang punya pengacara gratis, disisi lain aku heran kenapa justru Alan yang menjadi begitu protektif. Pacarnya Rios kan aku? Bukan dia.
2.    Suka Syirik Dengan Perempuan Cantik
Denganku yang sedikit tomboy, Alan baik luar biasa, tapi tidak dengan teman perempuanku yang lain, terutama mereka yang cantik, yang punya body aduhai, yang penampilannya necis ala ibu pejabat nengok suami di bui, Alan paling anti dengan yang begituan. Tiap kali kuceritakan sebait aib saja tentang mereka, Alan menimpalinya dengan satu wacana yang isinya mencela dan mengumbar keburukan mereka hingga ke akar-akar. Lebih-lebih jika itu menyangkut pacar dan perempuan yang sedang didekati Bintang, selalu saja Alan menemukan sisi terburuk yang bisa meyakinkan Bintang untuk segera melepas itu perempuan, entah karena alisnya berkelok, hidungnya bengkok, dagunya punya bakat berjenggotlah, aku saja yang perempuan tak pernah meneropong sedetil itu.  Kadang terpikir olehku, jangan-jangan Alan naksir Bintang.
3.    Kasar Tidak Pada Porsinya
Pada kasus lain, teman lelaki Alan yang disinyalir sesama gay pernah terlibat cekcok dengan seorang perempuan di tempat fitnes. Tidak jelas apa yang mereka perdebatkan. Yang sempat kutangkap dengan mata kepalaku, teman lelaki Alan menjambak rambut perempuan tadi tanpa ampun. Kalaupun lelaki terpaksa kasar dengan perempuan karena suatu hal, rata-rata mereka akan menampar atau memukul sekalian. Tapi menjambak rambut? Kupikir hanya perempuan yang lazim melakukannya.
4.    Nggak Nyambung Diajakin Ngomong Bola
Alan tidak suka bola, sekedar menonton pun tidak. Hanya beberapa nama pemain bola yang dikenalnya, itupun karena mereka “nyambi” sebagai model iklan shampo. Alan juga tidak pernah mengikuti perkembangan bursa pemain. Dia masih mengira David Beckam masih merumput, dan Bepe adalah pemain termahal Indonesia. Ironisnya, meski tak suka bola, Alan paling rajin datang ke tempat fitnes dan beramah tamah dengan mereka yang berdada lebar.
5.    Agak Lebay Dengan Saudara Perempuan
Sama-sama punya adik perempuan, belum pernah sekalipun aku melihat Bintang mengajak adiknya berdua saja jalan ke mall, dinner bareng, saling peluk cium dimuka umum, dan berpakaian senada ketika menghadiri suatu acara. Alasannya beragam, mulai dari males, risih, malu, nggak mau ribet, meski akumulasinya berujung pada satu kata “Bintang Jaim jalan bareng adiknya”. Si Alan justru sebaliknya, jauh dari episode valentine, ulang tahun, tahun baru, kemana-mana Alan rajin bawa adiknya, dan mereka bisa dengan begitu santainya memakai kaos kembaran, berjalan bergandengan ala pacar, mengecup pipi adiknya di hadapanku dan Bintang yang cuma bisa melongo: are you okey?
6.    Suka Bereaksi Berlebihan
Pernah sekali seorang teman iseng melempari kami dengan tikus mainan. Kontan kami yang sedang serius kaget dengan reaksi berbeda. Bintang mendengus, aku mengumpat “Brengsek...”, nah Si Alan yang justru pasang badan, dengan kedua tangan di pinggang, memaki panjang lebar kali tinggi tanpa durasi.
7.    Ribet Dengan Penampilan
Alan adalah orang pertama yang sadar ketika berat badanku bertambah, komedoku meraja-rela di lereng hidung, menghitung jerawat yang singgah di daguku, bahkan tanpa menimbang rasa dia pernah mengataiku: bau ketek. Alan juga penyuka aksesories seperti cincin dan kalung, tapi menolak saat kusarankan untuk menindik telinga. Dia juga tipe pejantan metroseksual yang suka pake parfum dengan aroma menyerbak, bukan hanya di tengkuk atau batang lebar, merasaku dia harum sampai ke sela-sela.
8.    Pacar Misterius
Empat kali memperkenalkan pacarnya termasuk sepupuku, aku bisa menebak tipe perempuan yang disukai Alan. Yang pasti: tidak cantik, tidak seksi, tapi bersih dan bisa dibanggakan di muka umum, mana tahu kalau mereka hanya sebagai tameng. Lalu muncullah beberapa nama yang dibungkus secara misterius dan betapa Alan begitu mengaguminya. Sebut saja Hesti. Tanpa foto dan alamat medsos yang bisa dilacak, Alan menggambarkan bagaimana Hesti begitu manis, dengan sedikit taburan jerawat di pipi kanannya. Konon, masih dari cerita Alan, ciuman Hesti begitu ganas, dia juga jago menghisap dan mau diajak anal (main dubur). Dulu-dulu tiap kali Alan cerita aku mesti merinding, tapi selalu saja percaya. Tapi pernah suatu hari, Bintang berbisik dekat telingaku: yang suka begituan biasanya gay, kok Si Hesti mau ya? Nah itu dia masalahnya, seumur-umur Alan memang belum pernah bilang Si Hesti itu perempuan apa lelaki. Lah, aku ma Bintang juga nggak pernah nanya.
9.    Gay Selalu Punya Komunitas
Tidak di Medsos ataupun kehidupan nyata, kaum Sodom yang satu ini selalu punya komunitas dan mereka tidak sembarang merekrut atau menerima pendatang baru, yah mungkin untuk melindungi rahasia perusahaan. Rata-rata mereka bertemu di tempat fitnes, saling menatap teduh satu sama lain, sebelum kemudian melirik pundak, lengan dan dada. Kemudian mereka berbincang dengan intelegensi di atas rata-rata, nyaris tidak ada kata ehhh ... ah anu, ehh ... . Benar-benar lidah bermain sempurna. Sebagian sumber mengatakan kalau gay identik dengan cincin di jari kelingking untuk memudahkan menjentik. Sepertinya itu bukan pilihan wajib karena Alan dan beberapa teman dekatnya tak seorang pun memakainya. Gay juga tak selalu identik dengan warna terang/cerah, sepertinya itu tergantung selera, tapi komunitas mereka nggak pernah risih pake baju dengan warna senada terus jalan bareng di sekitar taman, mengumbar tawa, seolah dunia hanya milik mereka. Dan yang belakangan baru aku sadari, Alan dan teman-teman suka banget pake kaos yang kerahnya berbentuk V, atau melebar, seolah sengaja pengen dirogoh.
10. Tanya Sang Mantan
Kalau ada orang yang bisa memberi kepastian tentang gay tidaknya seorang laki-laki, tanyakan pada mantannya. Pernahkah mereka berciuman mulut? Pastinya tidak, dengan dalih: dia bilang mulutku bau Mbak. Pernahkah mereka berpelukan? Mungkin iya, tapi tanyakan dulu siapa yang memulai dan dalam moment apa. Dan terakhir apa si cowok perhatian dan begitu memanjakan? Perhatian mungkin, memanjakan? Jangan harap. Salah-salah si perempuan dibilang kegatelan lah kalau sekali merengek. Paling tidak itu akumulasi jawaban dari beberapa mantan Alan yang sudah pernah kudatangi pasca dia bermasalah dengan sepupuku.
Barangkali gejala-gejala di atas sifatnya subjektif, dari Alan dan beberapa teman dekatnya yang diam-diam kujadikan objek penelitian bersama Bintang. Demi pastinya kita memang harus menunggu pengakuan dari si empunya masalah, itupun kalau mereka sudah siap mental untuk mengaku, meski rasanya itu sulit. Artikel ini sifatnya hanya mengantisipasi bagi para ladies agar tidak tertipu seperti sepupuku. Apapun yang terjadi sampai detik ini aku dan Alan masih bersahabat, yah meski sudah jarang bertemu. Jangan salah paham, bukan aku yang meninggalkan, tapi Alan lah yang seolah menjaga jarak dari semua orang, kecuali dengan teman-teman fitnesnya barangkali.

25 MUTIARA KEHIDUPAN



Ø  Pada akhirnya seorang perempuan akan melupakan cinta pertamanya, tapi bukan lelaki yang pertama menyentuhnya
Ø  Hidup tak selalu berlari. Berhentilah jika kamu ingin berhenti, lalu kumpulkan kekuatan untuk berlari kembali
Ø  Cinta dan batuk adalah 2 hal yang sulit di sembunyikan
Ø  Jika kita tahu mengapa kita gagal, kita akan tahu bagaimana caranya agar berhasil
Ø  Kalau semua makanan rasanya pahit, yang salah lidah loe. Kalau semua cowok nyakitin loe, mending loe nya introspeksi deh
Ø  Jika kamu bisa bahagia tanpaku, kenapa aku harus menderita tanpamu?
Ø  Jangan lihat ke belakang jika tidak mau kembali
Ø  Jika aku bisa menemukan alasan untuk mencintaimu, apa perlunya aku menunggu bertahun-tahun untuk melupakanmu?
Ø  Segalak-galaknya hidup, selalu ada toleransi
Ø  Mereka yang rajin mengunggah status atau foto di media sosial, sebenarnya bukan lebay. Mereka hanya ingin mengabadikan perjalanan hidup
Ø  Aku hanya minta kamu mencintaiku, sesulit itu kah?
Ø  Sahabat adalah dia yang selalu ada saat kita butuh dia ada, saat kita tak butuhpun dia tetap ada
Ø  Sungguh ironis, kita selalu punya waktu meneropong kesalahan orang lain hingga lupa bercermin
Ø  Kembang tak sekuntum, kumbang tak seekor. Hidup selalu punya pilihan
Ø  Dia, dia, selalu saja dia, entah kapan kau akan mulai menyebut namaku
Ø  Ragukan bintang itu api, matahari itu panas, ragukanlah laut itu air, tapi jangan ragukan cintaku padamu (Hamlet)
Ø  Kau mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang menangis bersamamu (Kahlil Gibran)
Ø  Banyak wanita yang meminjam hati laki-laki, tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya (Kahlil Gibran)
Ø  Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula orang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia mati kelaparan
Ø  Manusia yang dibakar api cinta dapat melihat di dalam ruang yang gelap. Sebaliknya, manusia yang dibakar api cemburu justru dibuat buta di antara cahaya yang menderang
Ø  Jangan memanaskan lidah di kaldu orang lain (Pepatah Inggris)
Ø  Orang yang menulis surat cinta itu kurus, dan yang membacanya gemuk (Pepatah Belanda)
Ø  Cinta adalah sebuah telaga tanpa dasar

Sinopsis Film Belahan Jiwa, Sukses Bikin Kita Bingung

Kalau ada film yang sukses bikin kepalaku pening, ya film Belahan Jiwa. Apalagi film Belahan Jiwa hadir di masa mudaku yang belum...